Seminar Zakat: Strategi Pengelolaan Zakat Sebagai Sarana Mencapai Kesejahteraan Umat

Jumat, 21 februari 2020 Program Studi Hukum Ekonomi Syariah mengadakan Seminar Nasional dengan tema “Strategi Pengelolaan Zakat Sebagai Sarana Mencapai Kesejahteraan Umat”, bersama Dr. Faisal Qosim, Lc, M.A sebagai pembicara pertama serta Dr. Mulyono Jamal, M.A sebagai pembicara kedua, dan Al-Ustad M. Qoshid Al-Hadi sebagai moderator. Seminar ini menjadi bukti kesadaran mahasiswi akan besarnya peran zakat untuk mencapai kesejahteraan umat khususnya di Indonesia. Seminar ini dihadiri oleh 250 mahasiswi dari berbagai program studi di Universitas Darussalam Gontor Kampus Mantingan.

Dalam Seminar ini membahas tentang pengelolaan zakat, bagaimana pengumpulan, pendistribusan, pendayagunaan, dan pelaporan. Zakat merupakan pilar pembangunan ekonomi sebagai religious financial sector. Hanya 49% penduduk yang telah mengakses institusi keuangan formal, karena penghasilan dan edukasi yang rendah, tingginya biaya administrasi dan hal teknis yang sulit. Beberapa peranan zakat untuk mensejahterakan umat adalah:

  1. Memoderasi kesenjangan sosial
  2. Membangkitkan ekonomi kenyataan
  3. Mendorong munculnya model trobosan dalam pengatasan kemiskinan.
  4. Mengembangkan sumber pendanaan pembangunan kesejahteraan umat di luar APBN

Stategi pengumpulan zakat adalah dengan komunikasi untuk memberikan kepercayaan atas uang yang telah dizakatkan. Komunikasi yang baik akan mencapai pengumpulan dana yang baik. Kemudian strategi berikutnya adalah strategi penyaluran zakat yaitu berupa layanan yang baik, karitas dan pendayagunaan yang baik serta adanya pendampingan dalam penyaluran zakat.

Asas dan pengelolaan zakat adalah syariat islam, yaitu produk dari Allah. Lahirnya zakat adalah produk dari syariat Islam. Jika dilihat, banyak orang menganggap bahwasannya pembayaran zakat hanya dilakukan ketika bulan Ramadhan saja, tetapi esensi pembayaran zakat dilakukan ketika harta itu sudah pantas untuk dikeluarkannya zakatnya. Beberapa tujuan zakat adalah:

  1. Meningkatkan efektifitas & efesiensi pelayanan zakat, dan
  2. Menigkatkan manfaat zakat untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan penanggulangan kemiskinan.

Pengelolaan zakat akan mencapai kesejahteraan umat apabila 2 (dua) tujuan itu dapat direalisasikan dengan baik. Pengelolaan zakat bukan berapa banyak yang didapatkan tetapi bagaimana cara pengelolaan dan penyalurannya.

Seminar nasional ini bermaksud untuk menghasilkan berbagai pemikiran yang solutif dan inovatif terkait dengan permasalahaan yang menjadi tema. Dibutuhkan peran aktif dari berbagai pihak dalam rangka memberikan sumbangsih kepada Negara demi menuju kesejahteraan umat.

By: Chania Mutia Wardani