MENGENAL LEBIH DEKAT SISTEM HUKUM YANG BERLAKU DI THAILAND, MAHASISWI FAKULTAS SYARIAH UNIDA ADAKAN KUNJUNGAN KE NA THAWI COURT, SONGKHLA, THAILAND

Thailand (12/9), Seperti yang kita ketahui, sebagian besar negara yang pernah dijajah memiliki sistem hukum mengikuti hukum negara yang menjajah, dan seiring berjalannya waktu banyak terdapat perubahan namun tetap merujuk kepada satu kitab dasar hukum. Indonesia misalnya, walaupun terdapat banyak undang-undang dan peraturan hukum yang berlaku, namun tetap merujuk pada BW (Burgerlick Wetbook) sebagai warisan dari jajahan Belanda.

Sebagai satu-satunya negara di Asia Tenggara yang tidak pernah dijajah, Thailand memiliki sistem hukum kerajaan (Monarki) yang tetap merujuk pada undang-undang khusus yaitu Undang-Undang Keadilan yang meliputi seluruh aspek hukum yang berlaku di negara Thailand.

Pada kesempatan kali ini, peserta SPL Fakultas Syariah UNIDA mengunjungi pengadilan yang berada di negara Thailand yaitu Nathawi Proficial Court untuk mengetahui lebih banyak mengenai sistem hukum di negara tersebut. Dimulai dengan perkumpulan di aula bersama para pejabat pengadilan guna mendengarkan penjelasan yang berkaitan dengan hukum di negara Thailand. Acara tersebut diisi dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berkaitan dengan sistem hukum baik di negara Thailand maupun di negara Indonesia. Setelah acara diskusi berlangsung peserta SPL diajak berkeliling gedung diantaranya ruang persidangan dan ruang administrasi yang berada dilantai dua, sementara ruang penjara dilantai pertama, dan ditutup dengan beramah tamah sejenak bersama pejabat pengadilan. Dengan adanya kunjungan ini maka diharapkan mahasiswi bisa menambah pengetahuan mereka tentang sistem hukum di negara yang tidak pernah terjajah seperti contohnya Thailand.